Tampilkan postingan dengan label Serba - serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba - serbi. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 November 2019

Heboh Batu yang di duga bercampur Emas, ini Faktanya..

Heboh Batu yang di duga bercampur Emas, ini Faktanya..

(Berita Lokal ) Berawal dari ditemukannya batu Sprit bercampur dengan Batu yang diduga mirip Emas di RT.07 DusunSimpang Kiri Desa Pematang Rahim dan sebagian warga yang lain penasaran ikut juga melihat dan mencari batu tersebut, alhasil dibeberapa titik tumpukan batu sprit menjadi sasaran pencarian warga.

Nur Asiah, Kepala Dusun Simpang Kiri turun langsung mengecek ke lokasi. 'Ternyata setelah di lebur dirumah pak Haji Nurung tidak ada kandungan emas di dalam batu split yang viral di Pematang Rahim, hanya ada percikan bunga api saat terkena panas, Saya lihat sendiri proses peleburan ,ternyata batu nya jadi abu hitam dan mengeluarkan percikan bunga api,sedangkan kalo ada kandungan emas akan terpisah, " katanya.
Terpisah, Asnawi, S.Sos ( Kepala Desa Pematang Rahim) telah dimintai Konfirmasi terkait kebenaran berita tersbut oleh pihak media dari Jek TV dan Trans TV, beliau memastikan bahwa benar telah ditemukan Batu yang diduga bercampur dengan emas, setelah dilakukan pengecekan ke Toko emas terdekat ternyata batu tersebut bukan Emas dan saya juga menghimbau kepada Warga Desa Pematang Rahim terkhusus warga di RT.07 untuk menghentikan pencarian batu tersebut, " pungkasnya.

Jumat, 21 September 2018

Kenapa Hoax laris manis di indonesia ?

Kenapa Hoax laris manis  di Indonesia?↩

1. UNESCO menyebutkan Indonesia urutan kedua dari bawah soal literasi dunia, artinya minat baca sangat rendah.

fakta : Banyak yg asal share dan posting tanpa baca isi, cek dan ricek dulu

2. -+ 60 juta penduduk Indonesia memiliki gadget, atau urutan kelima dunia terbanyak kepemilikan gadget.
Lembaga riset digital marketing Emarketer memperkirakan pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang.

Fakta : yang memiliki Gadget mulai dari anak anak sampai hampir kembali seperti anak anak lagi.

3. penduduk indonesia adalah yang paling cerewet nomor 5 di dunia, ????

4. Pada Suatu Momen tertentu, informasi Hoax bertaburan dimana mana  yang bertujuan menjatuhkan satu sama lain...
Fakta : betapa derasnya  informasi Hoax di momen menjelang Pilpres dan Pilres 2019




Kamis, 26 April 2012

Kisah seorang wanita yang bernama 'Abiir yang sedang dilanda penyakit kanker. Ia mengirimkan sebuah surat berisi kisahnya ke acara keluarga mingguan "Buyuut Muthma'innah" (rumah idaman) di Radio Qur'an Arab Saudi, lalu menuturkan kisahnya yang membuat para pendengar tidak kuasa menahan air mata mereka. Kisah yang sangat menyedihkan ini dibacakan di salah satu hari dari sepuluh terakhir di bulan Ramadhan lalu (tahun 2011). Berikut ini kisahnya –sebagaimana dituturkan kembali oleh sang pembawa acara DR Adil Alu Abdul Jabbaar- :

Ia adalah seorang wanita yang sangat cantik jelita dan mengagumkan, bahkan mungkin tidak berlebihan jika dikatakan bahwa kecantikannya merupakan tanda kebesaran Allah. Setiap lelaki yang disekitarnya berangan-angan untuk memperistrikannya atau menjadikannya sebagai menantu putra-putranya. Hal ini jelas dari pembicaraan 'Abiir tatkala bercerita tentang dirinya dalam acara Radio Qur'an Saudi "Buyuut Muthma'innah". Ia bertutur tentang dirinya:

"Umurku sekarang 28 tahun, seorang wanita yang cantik dan kaya raya, ibu seorang putri yang berumur 9 tahun yang bernama Mayaa'. Kalian telah berbincang-bincang tentang penyakit kanker, maka izinkanlah aku untuk menceritakan kepada kalian tentang kisahku yang menyedihkan….dan bagaimana kondisiku dalam menghadapi pedihnya kankerku dan sakitnya yang berkepanjangan, dan perjuangan keras dalam menghadapinya. Bahkan sampai-sampai aku menangis akibat keluhan rasa sakit dan kepayahan yang aku rasakan. Aku tidak akan lupa saat-saat dimana aku harus menggunakan obat-obat kimia, terutama tatkala pertama kali aku mengkonsumsinya karena kawatir dengan efek/dampak buruk yang timbul…akan tetapi aku sabar menghadapinya..meskipun hatiku teriris-iris karena gelisah dan rasa takut. Setelah beberapa lama mengkonsumsi obat-obatan kimia tersebut mulailah rambutku berguguran…rambut yang sangat indah yang dikenal oleh orang yang dekat maupun yang jauh dariku. Sungguh…rambutku yang indah tersebut merupakan mahkota yang selalu aku kenakan di atas kepalaku. Akan tetapi penyakit kankerlah yang menggugurkan mahkotaku…helai demi helai berguguran di depan kedua mataku.

Pada suatu malam datanglah Mayaa' putriku lalu duduk di sampingku. Ia membawa sedikit manisan (kue). Kamipun mulai menyaksikan sebuah acara di salah satu stasiun televisi, lalu iapun mematikan televisi, lalu memandang kepadaku dan berkata, "Mama…engkau dalam keadaan baik..??". Aku menjawab, "Iya". Lalu putriku memegang uraian rambutku…ternyata uraian rambut itupun berguguran di tangan putriku. Iapun mengelus-negelus rambutku ternyata berguguran beberapa helai rambutku di hadapannya. Lalu aku berkata kepada putriku, "Bagaimana menurutmu dengan kondisiku ini wahai Mayaa'..?", iapun menangis. Lalu iapun mengusap air matanya dengan kedua tangannya, seraya berkata, "Waha mama…rambutmu yang gugur ini adalah amalan-amalan kebaikan", lalu iapun mulai mengumpulkan rambut-rambutku yang berguguran tadi dan meletakkannya di secarik tisu. Akupun menangis melihatnya hingga teriris-iris hatiku karena tangisanku, lalu aku memeluknya di dadaku, dan aku berdoa kepada Allah agar menyembuhkan aku dan memanjangkan umurku demi Mayaa' putriku ini, dan agar aku tidak meninggal karena penyakitku ini, dan agar Allah menyabarkan aku menahan pedihnya penyakitku ini….

Keeseokan harinya akupun meminta kepada suamiku alat cukur, lalu akupun mencukur seluruh rambutku di kamar mandi tanpa diketahui oleh seorangpun, agar aku tidak lagi sedih melihat rambutku yang selalu berguguran… di ruang tamu…, di dapur…di tempat duduk…di tempat tidur…di mobil…tidak ada tempat yang selamat dari bergugurnya rambutku.

Setelah itu akupun selalu memakai penutup kepala di rumah, akan tetapi Mayaa putriku mengeluhkan akan hal itu lalu melepaskan penutup kepalaku. Iapun terperanjak melihat rambutku yang tercukur habis. Ia berkata, "Mama..kenapa engkau melakukan ini ?!, apakah engkau lupa bahwa aku telah berdoa kepada Allah agar menyembuhkanmu, dan agar rambutmu tidak berguguran lagi?!. Tidakkah engkau tahu bahwasanya Allah akan mengabulkan doaku…Allah akan menjawab permintaanku…!!, Allah tidak menolak permintaanku…!!. Aku telah berdoa untukmu mama dalam sujudku agar Allah mengembalikan rambutmu lebih indah lagi dari sebelumnya…lebih banyak dan lebih cantik. Mama…sudah sebulan aku tidak membeli sarapan pagi di sekolah dengan uang jajanku, aku selalu menyedekahkan uang jajanku untuk para pembantu yang miskin di sekolah, dan aku meminta kepada mereka untuk mendoakanmu. Mama…tidakkah engkau tahu bahwasanya aku telah meminta kepada sahabatku Manaal agar meminta neneknya yang baik untuk mendoakan kesembuhanmu??. Mamaa…aku cinta kepada Allah…dan Dia akan mengabulkan doaku dan tidak akan menolak permintaanku…dan Dia akan segera menyembuhkanmu"

Mendengar tuturan putriku akupun tidak kuasa untuk menahan air mataku…begitu yakinnya ia…, begitu kuat dan berani jiwanya…lalu akupun memeluknya sambil menangis…".

Putriku lalu duduk bertelekan kedua lututnya menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangannya berdoa agar Allah menyembuhkanku sambil menangis. Ia menoleh kepadaku dan berkata, "Mama..hari ini adalah hari jum'at, dan saat ini adalah waktu mustajaab (terkabulnya doa)…aku berdoa untuk kesembuhanmu. Ustadzah Nuuroh hari ini mengabarkan aku tentang waktu mustajab ini." Sungguh hatiku teriris-iris melihat sikap putriku kepadaku... Akupun pergi ke kamarku dan tidur. Aku tidak merasa dan tidak terjaga kecuali saat aku mendengar lantunan ayat kursi dan surat Al-Fatihah yang dibaca oleh putriku dengan suaranya yang merdu dan lembut…aku merasakan ketentaraman…aku merasakan kekuatan…aku merasakan semangat yang lebih banyak. Sudah sering kali aku memintanya untuk membacakan surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas kepadaku jika aku tidak bisa tidur karena rasa sakit yang parah…akupun memanggilnya untuk membacakan al-Qur'an untukku.

Sebulan kemudian –setelah menggunakan obat-obatan kimia- akupun kembali periksa di rumah sakit. Para dokter mengabarkan kepadaku bahwa saat ini aku sudah tidak membutuhkan lagi obat-obatan kimia tersebut, dan kondisiku telah semakin membaik. Akupun menangis karena saking gembiranya mendengar hal ini. Dan dokter marah kepadaku karena aku telah mencukur rambutku dan ia mengingatkan aku bahwasanya aku harus kuat dan beriman kepada Allah serta yakin bahwasanya kesembuhan ada di tangan Allah.

Lalu aku kembali ke rumah dengan sangat gembira…dengan perasaan sangat penuh pengharapan…putriku Mayaa' tertawa karena kebahagiaan dan kegembiraanku. Ia berkata kepadaku di mobil, "Mama…dokter itu tidak ngerti apa-apa, Robku yang mengetahui segala-galanya". Aku berkata, "Maksudmu?". Ia berkata, "Aku mendengar papa berbicara dengan sahabatnya di HP, papa berkata padanya bahwasanya keuntungan toko bulan ini seluruhnya ia berikan kepada yayasan sosial panti asuhan agar Allah menyembuhkan uminya Mayaa". Akupun menangis mendengar tuturannya…karena keuntungan toko tidak kurang dari 200 ribu real (sekitar 500 juta rupiah), dan terkadang lebih dari itu.

Sekarang kondisiku –Alhamdulillah- terus membaik, pertama karena karunia Allah, kemudian karena kuatnya Mayaa putriku yang telah membantuku dalam perjuangan melawan penyakit kanker yang sangat buruk ini. Ia telah mengingatkan aku kepada Allah dan bahwasanya kesembuhan di tangan-Nya…sebagaimana aku tidak lupa dengan jasa suamiku yang mulia yang telah bersedekah secara diam-diam tanpa mengabariku yang merupakan sebab berkurangnya rasa sakit yang aku rasakan.

Aku berdoa kepada Allah agar menyegerakan kesembuhanku dan juga bagi setiap lelaki atau wanita yang terkena penyakit kanker. Sungguh kami menghadapi rasa sakit yang pedih yang merusak tubuh kami dan juga jiwa kami…akan tetapi rahmat Allah dan karuniaNya lebih besar dan lebih luas sebelum dan susudahnya"

(Diterjemahkan oleh Firanda Andirja, semoga Allah menyegerakan kesembuhan bagi ukhti 'Abiir)

Kota Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam-, 22-02-1433 H / 16 Januari 2011 M

sumber: firanda[dot]com/index.php/artikel/6-sirah/243-kisah-seorang-putri-sholihah-yang-menakjubkan

SEBUAH PENYESALAN


''Miku'' ,aku berbalik dan mendapati seorang cowok membawa kubus berwarna-warni berukuran 3x3 atau biasa kita sebut rubik.

"kenapa? " Tanyaku singkat dan penuh rasa cuek.Iyalah buat apa aku bermanis manis di depan cowok ini,pikir ku singkat.
"Ikutaku yuk !?" tanpa tedeng aling dia langsung menarik tangan kanan ku dan membawaku ke taman sekolah.Setelah sampai di taman sekolah aku dan Isan duduk di teras.
"Eh,mau ngapain kamu san,awas ya kalau kamumacam-macam,aku teriak nih !",Isan hanya terdiam sambil menaruh rubiknya dan menatapku dengan penuh harapan.
"Loh !?,koq kamu diem aja..kamu ngajak akuke sini buat apa?? "
"Ku,aku mau bilang ke kamu,kalau dari dulu aku suka sama kamu..,aku ingin kamu jadi seseorang yang bisa ngisi hari hariku"
Sejenak aku terdiam akan kalimat tersebut,dan aku hanya bisa kaget akan kalimat yang terlontar dari mulut Isan.Isan yang kukenal sebagai sosok yang baik dan tak pernah mengenal apa itu cinta,ternyata dia selama ini mengagumiku.
Namun aku bingung dan tak bisa menjawabnya,maklum aku tidak suka kepada Isan,ya walaupun dia sempurna di mata para perempuan.Isan adalah sosok yang baik,sopan,ramah,pintar,alim,dan perhatian.Tapi Isan bukanlahtipeku.
"Maaf san,aku engga isa"Ucapku sekenanya.
"Kenapa?"
"Emm..aku belum siap,sama keputusan ini.."
"kalau belum siap..,aku akan nunggu kamu sampai siap.!"
"Emm..aku boleh minta waktu 1 tahun, san??"
"OKE !! ,aku akan tunggu kepastian kamu setelah 1 tahun" Dengan mantap Isan mengucapkan kata-kata itu dan langsung menatap tajam bola mataku.Tak ada keraguan lagi disana.Aku sempet enggak percaya.Tapi aku akan mencobanya.
"Yaudah,aku mau balik ke kelas dulu.."
"Miku,aku serius"
"Aku juga serius san,habis ini tugas senibudaya di kumpulin kan??.Dan kalau enggak di tumpuk nanti kita bisa kena marah"
"Oh, yaya..bener juga oke deh.."
Akhirnya kami berjalan menuju kelas kami.Seketika ada sebuah perasaan hangat menyentuh ku ketika melihat sosoknya menjauh dari pandanganku.Apa bener dia mau nunggu aku selama itu?Sebersit rasa khawatir menggelitik sisi hatiku.
Hari-hari berikutnya aku jalani dengan penuh kegembiraan bersama semua teman-temanku.Namun aku mengacuhkan Isan.Setelah kejadian di taman sekolah itu,akhir-akhir ini aku mengacuhkan Isan.Namun dia tetap menjadi Isan yang kukenal,baik,ramah,sopan,suka menolong,dll.Serta yang lebih penting dia tetap memegang janjinya.Namun aku tidak peduli dengannya.
Hari berganti Bulan,dan terus melaju.Namun aku merasakan ada yang janggal denganbulan-bulan ini.Seperti ada sesuatu yang menolongku terus-menerus saat aku tertimpa masalah.contohnya,saat aku tidak membawa perlengkapan seni,namuntiba-tiba setelah aku kembali dari kamar kecil..di atas mejaku sudah terletak perlengkapan seni.,dan saat aku tidak membawa uang kas untuk membayar bulan ini,namun ketika aku lihat di daftar nama.Aku tercatat telah melunasinya,dan sebagainya.Aku berfikir apakah ini semua perbuatan Isan??
"Ah,biarlahtak usah aku pikirkan" Ucapku seenaknya
Dan,hari berganti hari Isan tetap saja berbuat baik kepadaku terus.Namun aku tetap mengacuhkan perbuatannya.Walaupun perbuatannya berarti bagiku,tetapi aku tetap mengacuhkan perbuatan baiknya.Seperti contohnya,saat aku di hukum maju ke depan kelas,karena aku di tuduh memecahkan vas bunga kelas,namun Isan mengaku dia yang bersalah.Padahal jelas-jelas aku yang memecahkannya.Dan ketika aku diberi tugas untuk mengerjakan mading OSIS sendirian,Isan tiba-tiba datang setelah dia latihan PASKIBRA,dan dengan tulus dia membantuku walau tenaganya terkuras habis saat latihan PASKIBRA,namun aku hanya mendiamkannya.
Dan perbuatan yang mungkin baginya tidak akan dimaafkan,saat aku mepermalukan dia di hadapan anak laki-laki.Dengan mengejeknya sebagai sang kutu buku yang "JAIM".Mungkin saat itu hatinya tercabik-cabik akan kata-kataku.Serta saat aku di usili kakak kelas,Isan berusaha melindungiku dengan segenap tenaganya.Walhasil Isan terluka dan babakbelur.
"Kamu enggak kenapa-kenapa kan ku..??".Dengan wajah tersenyum dan babak belur Isan menanyakan dengan tulus hati
"Enggak,papa koq.."Aku hanya bisa terdiamakan kelakuan bodohnya ini.
"Aku,anter pulang yuk..!"
"Hah !!??,kamu anter aku pulang?? Enggak salah??..kamu masih luka-luka gitukoq,..mau nganter pulang..,sana ke UKS dulu. di obatin lukanya dulu..!!"
"Engga papa koq..Cuma memar aja.."
"Enggak ..!! kamu obatin dulu sana..aku pulang sendiri aja.."Dengan nada agakmemaksa dan acuh kepada Isan
"Yaudah..deh.. aku,manut aja..,bener ni ?? engga papa?? "
"IYA!!" dengan nada membentak aku berikan kepadanya
"Uppss..duhhmarah..,ya udah hati-hati ya.." dengan wajah yang terluka Isan tetap memberisenyum dan dia memberikan do'a selamat jalan padaku.
Selama 3 Bulan aku hanya mengacuhkan dan membentak Isan akan perbuatan baiknya kepadaku.Namun Isan membalasnya dengan senyuman indah dan kata-kata penyejuk hati.Aku bingung dengannya,mengapa dia begitu baik,mengapa dia tidak marah ketika aku membentaknya dan tidak "CaPer" ketika aku mengacuhkannya.
Setelah beberapa bulan berlalu,aku tidak sadar akan perbuatan yang telah aku lakukan pada Isan selama ini.Aku bodoh ..sangat bodoh...Mengapa aku lakukan itu??Dia mencoba selama ini berbuat baik kepadaku,namun apa yang telah ku berikan kepadanya?? Aku sadar perbuatanku salah besar selama ini,dan yang paling mengejutkan telah timbul rasa suka dan sayang kepada Isan.Aku mulai ada rasa yang tak pernah ku rasakan,rasa iba ketika dia memeberikan semuanya hanya untukku.Aku tak tega melihatnya,dan rasa sayangku padanya semakin menjadi.Akhirnya kuputuskan setelah bel istirahat akan ku tepati janjiku padanya.
Setelah istirahat aku langsung menghammpiri Isan dan menanyakan keadaanya
"San..aku minta maaf ya.,aku kasar sama kamu selama ini."
Dengan senyum indah dia membalas permintaan maafku kepadanya "Engga papa koq "
"San.??"Dengangugup aku tanyakan kepadanya.
"Iya?"
"San..aku sebenernya suka sama kamu juga..dan berhubung ini sudah 1 tahun berlalu ..akusiap koq untuk jadi pacar kamu "
Isan terdiam sejenak,dan tiba-tiba keluar dari kelas dengan cepat..
"Isan!?,kamu kenapa?" teriaku..dengan penuh kecemasan,sempat kulihat setetes darah disapu tangannya.Penyakit apa yang di derita Isan? Hatiku bertanya-tanya denganpenuh kecemasan.
Selang beberapa menit Isan kembali ke kelas dan duduk di sampingku.Nafasnya seperti tersenggal-senggal dan seperti ada yang mengganjal di tenggorokannya.
"Isan..?? kamu engga papa?? "Dengan cemas aku tanyakan keadaanya/
"Enggapapa koq..engga usah di pikirin..ehehe " Dengan wajah menghibur dan tersenyum Isan menghiburku untuk menghilangkan ketegangan.Namun aku tahu ada apa-apa dibalik senyumnya
"ouhh..bener ??engga papa??,oh ya gimana san, kamu mau nerima gag??"
"iyagag papa koq..,tentu dengan senang hati aku akan menerimanya.."dengan wajahgembira dan berseri-seri Isan menerima permintaan maafku dan sebagai pacarku.

Seminggu,aku dan Isan melanjutkan hubungan selayaknya sepasang kekasih.Karena sebentarlagi aku ulang tahun,aku berharap Isan bisa datang di acara ulang tahunku.Seperti biasa kami duduk-duduk di taman sekolah dengan hamparan rumput yang luas dan lembut.
"san,??"
"iya?? Kenapa??"
"kamu tau engga besok senin ada acara apa??"
"..tentu akan ku ingat selalu..hari ulang tahun kamu kan.."dengan wajah tersenyum
"iya..mmm....."
"tenangsaja...Aku akan datng dengan memberikan hadiah terbaik dalam hidupmu ..dan aku engga akan mengecewakanmu " Dengan senyuman indahnya dia menjawab denganmantap.
Dengan meneteskan air mata dan tersenyum aku hanya bisa mengatakan "terima kasih ya ..san,aku engga nyesel selama ini bisa sama kamu....pertama waktu itu aku nyeselnolak kamu san..maaf yah.."
"Enggapapa koq..aku juga bahagia sama kamu "
Setelahitu kami pulang bersama dan Isan mengantarkanku pulang ke rumah dan berpamitan.Namunsaat dia berpamitan padaku,ku lihat Isan meneteskan air matanya.Namun diamenghapusnya dan mengubahnya menjadi senyumannya.Aku khawatir dengan keadaannyaakhir-akhir ini.Setiap dia kecape'an,dia langsung kehabisan nafas.Serta apabilasudah parah Isan pasti batuk sambil mengeluarkan darah.Namun aku hanya bisaberdo'a,semoga ini bukan akhir aku dan Isan bersama,karena aku belum sempatmembalas semua kebaikannya selama 1 tahun lalu.

Kamis, 19 April 2012

Benarkah,Pria Berjanggut Buat Hasrat Seks Wanita Meningkat ?




Jakarta - Benarkah pria berjanggut lebih menarik secara seksual? Apakah pria lebih mudah mendapatkan orgasme dibandingkan wanita? Banyak pertanyaan seputar seks yang masih menjadi teka-teki hingga kini.

Untuk mengetahuinya, sejumlah penelitian pun dilakukan guna mendapatkan data statistik yang akurat. Ini dia beberapa fakta seks secara statistik yang didapat dari hasil survei, seperti dilansir ninemsn.

1. Rambut di Wajah = Pembangkit Gairah Seks
Studi yang dilakukan perusahaan surveyer marketing OnePoll menunjukkan, bagi 56 persen wanita, rambut pada wajah pria merupakan pendorong kuat rangsangan seksual bagi wanita. Rupanya pria yang memiliki kumis tipis, janggut atau cambang lebih menarik secara seksual dibandingkan pria berwajah licin.

2. Ciuman
Menurut majalah Cosmopolitan, sebanyak 35 persen pria akan meningkat hasrat bercintanya jika melakukan ciuman yang lama dan basah. Sementara seperti yang dikutip dari Times of India, sebuah penelitian di Albright College, Pennsylvania, menemukan bahwa pria dan wanita sama-sama menggunakan ciuman untuk mengukur kesesuaian hubungan antara dirinya dengan pasangan. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa pria menyukai ciuman yang melibatkan banyak air liur. Pria melihat kelembaban dan pertukaran air liur sebagai bentuk dari gairah seksual wanita yang mirip dengan kegiatan seks.

3. Orgasme pada Pria Vs Orgasme pada Wanita
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Durex, pria lebih mudah mencapai orgasme daripada wanita. Hanya sekitar 29 persen wanita yang mendapatkan orgasme setiap kali mereka berhubungan seks. Jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan pria. Sebanyak 75 persen pria bisa merasakan klimaks setiap bercinta. Sekitar 75 persen wanita tidak bisa mendapatkan orgasme hanya dari bercinta; sementara 10-15 persennya tidak bisa mencapai klimaks karena berada dalam tekanan tertentu.

4. Frekuensi Bercinta dalam Satu Minggu
Masih menurut survei yang dirumuskan Durex, semakin banyak pasangan yang jarang berhubungan seks karena pekerjaan dan sibuknya kehidupan sosial. Sebanyak 67 persen orang dewasa melakukan hubungan seks satu kali seminggu, dan hanya delapan persen yang melakukannya satu kali sehari atau lebih. Bahkan ada sembilan persen orang yang mengaku hanya bercinta satu-dua kali dalam beberapa bulan.

5. Obrolan Soal Seks
Jujur dan terbuka tentang hal-hal yang diinginkan dalam seks kepada pasangan memang penting dan bisa membantu masing-masing mendapat kepuasan. Meski begitu, masih banyak pasangan yang tidak mau mengungkapkannya. Hanya 58 persen orang yang merasa nyaman membicarakan masalah seks dan apa yang dia harapkan dari pasangannya saat bercinta. Artinya, mungkin hanya 38 persen pasangan yang benar-benar puas dengan kehidupan seks mereka.

6. Masturbasi
Menurut survei dari Durex, hampir setiap orang melakukan masturbasi, dengan persentasi sebanyak 83 menyatakan pernah bermasturbasi sekali dalam hidup mereka.

Sementara itu, 1/3 orang (43 persen pria dan 22 persen wanita) menjadikan masturbasi sebagai aktivitas seksual rutin. Meskipun beberapa kalangan menganggap aktivitas ini tabu, sebenarnya masturbasi justru merupakan bagian dari seks yang normal dan sehat bagi orang dewasa, selama tidak dilakukan berlebihan dan terlalu sering. Memuaskan diri sendiri justru bisa meningkatkan kepercayaan diri saat Anda bercinta dengan suami.

7. Durasi Bercinta
Rata-rata, sesi bercinta berlangsung antara tiga hingga 13 menit. Tapi menurut survei dari Cosmopolitan, 50 persen pria menginginkan seks berlangsung selama 30 menit. Sedangkan 25,5 persen wanita inginkan seks selama 15 menit.

8. Kualitas Seks Berdasarkan Usia
Berdasarkan survei yang dilakukan Saga, 65 persen orang di atas usia 50 punya kehidupan seksual yang aktif, dengan 46 persennya mengklaim berhubungan seks minimal satu kali seminggu. Sementara 85 persen orang merasa seks lebih nyaman dilakukan di usia tua; tekanan untuk memuaskan pasangan lebih rendah dibandingkan saat usia muda dan dewasa.

SUMBER

Kerajinan anyaman Resam dari jambi

sedang dalam proses pengumpulan data tentang anyaman resam langsung dari Tkp.

dokumentasi, hasil, penjualan, bahan resam bahkan kemungkinan untuk promosi dan penjualan keluar daerah sedang  dalam penjajakan dengan para pengrajin.

berikut gambar  contoh hasil dari anyaman RESAM.